Reptil

Jenis Kura-Kura Peliharaan Yang Populer Di Indonesia

Dibanding reptil peliharaan lainnya, kura-kura menjadi salah satu hewan yang paling jinak sehingga cukup aman saat diajak berinteraksi dengan penghuni rumah.

Selain itu perawatan kura-kura peliharaan tergolong mudah serta tidak membutuhkan banyak tempat. Cocok buat anda yang ingin menambah hewan peliharaan, selain kucing atau anjing.

Dikenal punya umur yang panjang juga, kura-kura bahkan dapat menjadi hewan peliharaan yang dapat diwariskan ke anak-cucuk anda kelak, lho.

Penasaran dengan apa saja jenis kura-kura jinak yang cocok dijadikan peliharaan? Yuk, simak ulasan PetPi di bawah ini yang telah dirangkum melalui berbagai sumber.

Rekomendasi Jenis Kura-Kura Peliharaan Dan Harganya, Mulai Ratusan Ribu Hingga Jutaan!

Buat hewan peliharaan sendiri, jenis kura-kura setidaknya terbagi kedalam dua macam. Pertama ada jenis kura-kura air tawar (turtle) yang membutuhkan media air sebagai tempat hidupnya.

Sesudah itu ada pula jenis kura-kura darat (tortoise) yang lebih banyak menghabiskan hidupnya di darat atau tanah, sehingga anda cukup menyediakan lahan kering atau taman berumput, nih.

Hewan yang dikenal dengan cangkang atau tempurungnya ini sendiri selain punya umur panjang, juga mempunyai bentuk serta corak yang bagus sehingga menarik para penghobi untuk mengoleksinya.

Makanya nggak jarang untuk memeliharanya, kadang anda harus menyiapkan bujet yang cukup banyak untuk dapat membeli beberapa jenis kura-kura.

Namun jangan khawatir, ada juga beberapa spesies kura-kura yang dijual dengan harga cukup terjangkau sehingga cocok untuk kalangan pemula.

1. Kura-Kura Brazil

Jenis Kura-kura
Kura-Kura Brazil – Cloudfront

Pertama ada jenis kura-kura Brazil atau yang punya nama lain Red Ear Slider Turtle yang penamaannya terinspirasi dari bagian telinga pada kura-kura ini yang punya corak berwarna merah.

Kura-kura air tawar yang punya nama Latin Trachemys scripta elegans ini memang populer sebagai hewan peliharaan serta harganya terbilang paling terjangkau dibanding jenis lainnya.

Di pasaran, kura-kura Brazil dipatok dengan harga mulai Rp50 ribuan hingga Rp400 ribuan tergantung umur serta ukurannya, lho.

Jenis kura-kura air tawar ini juga mempunyai ukuran sedang, di mana maksimal punya panjang 35 centimeter. Kura-kura Brazil pun punya waktu hidup antara 20-30 tahun sebagai hewan peliharaan.

2. Kura-Kura Ambon

Jenis Kura-kura Ambon
Kura-Kura Ambon – Thai National Parks

Terdapat pula kura-kura asli Tanah Air, yakni kura-kura Ambon yang mempunyai nama Latin Cuora amboinensis.

Selain dapat ditemukan di wilayah Ambon serta Maluku, kura-kura jenis ini juga menyebar pada kawasan sekitar, mulai dari Malaysia hingga daratan India.

Karakteristik khas dari kura-kura Ambon adalah bentuk tempurungnya yang bulat serta menyerupai batok. Kura-kura Ambon pun punya ukuran sedang serta punya lama hidup berkisar hingga 30 tahun.

Jenis kura-kura air tawar serta harganya ini juga tergolong terjangkau. Kura-kura Ambon dipatok berkisar Rp60 ribuan hingga Rp350 ribuan.

Namun sayangnya, kura-kura Ambon masuk kedalam daftar hewan yang rentan mengalami kepunahan di alam liar berdasarkan data pada situs IUCNRedList.com.

Jadi pastikan anda membeli kura-kura Ambon yang berasal dari hasil budidaya serta bukan tangkapan dari alam liar, ya.

3. Kura-Kura Pipi Putih

Jensis Kura-kura Pipi Putih
Kura-Kura Pipi Putih – World Life Expectancy

Jenis kura-kura peliharaan lainnya yang dapat sobat jadikan pilihan adalah kura-kura pipi putih yang punya nama Latin Siebenrockiella crassicollis.

Kura-kura air tawar ini juga mempunyai nama populer lain, seperti Malaysian Black Mud TurtleBlack Mud Terrapin, serta Smilling Terrapin.

Karakteristik khas dari kura-kura pipi putih jelas tampak dari warnanya, yakni lewat corak berwarna putih  di bagian sisi kepalanya. Selain itu kura-kura ini juga punta tipe rahang melengkung mirip senyuman, lho.

Habitat asli dari kura-kura pipi putih sendiri kebanyakan berada di kawasan Asia Tenggara, seperti Thailand, Sumatera, Kalimatan, Jawa, hingga Semenanjung Malaya.

Harga kura-kura pipi putih pun tergolong cukup terjangkau, yakni berkisar antara Rp70 ribuan hingga Rp300 ribuan.

4. Kura-Kura Matahari

Jenis Kura Kura Populer Di Indonesia
Kura-Kura Matahari – Bp

Kura-kura matahari merupakan salah satu jenis kura-kura di Indonesia yang mempunyai bentuk tempurung yang unik serta eksotis, nih.

Hewan yang mempunyai nama Latin Heosemys spinosa ini juga mempunyai nama lain, yakni kura-kura duri disebabkan bagian tepi tempurung yang berbentuk duri-duri tajam.

Di Indonesia, kura-kura matahari mempunyai sebaran di wilayah Kalimantan serta Sumatera serta pulau-pulau di sekitarnya, seperti Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Natuna, serta Nias.

Kura-kura semi-akuatik ini mempunyai ukuran dewasa yang lumayan besar, yakni panjang tubuh berkisar 18-22 cm serta bobot 1-2 kg.

Buat memiliki kura-kura matahari tergolong cukup mudah di beberapa pet store, yang mana harganya berkisar Rp300 ribuan hingga Rp700 ribuan.

5. Kura-Kura Forsteni

Kura Kura Populer
Kura-Kura Forsteni – Tiffany Tortoise Farm

Bukan hanya kura-kura air tawar saja, Indonesia juga mempunyai jenis kura-kura darat yang cukup banyak digemari, yakni kura-kura Forsteni.

Kura-kura Forsteni yang mempunyai nama Latin Indotestudo forstenii merupakan kura-kura asal Indonesia yang menjadi salah satu hewan endemis di Pulau Sulawesi.

Karakteristik-ciri kura-kura Forsteni adalah tubuhnya yang berwarna kuning gading dengan pola hitam yang menyelimuti tempurung mereka.

Meski tergolong kura-kura darat, ternyata jenis kura-kura eksotis ini lebih menyukai habitat dengan kondisi lembab, misal di dekat aliran sungai.

Karena sulit ditemukan sekaligus dikembangbiakkan, harga kura-kura Forsteni termasuk cukup mahal, yakni berkisar antara Rp3 jutaan hingga Rp5,5 jutaan, lho.

6. Kura-Kura Cherry Head

Jenis Ura Kura Cherry Head
Kura-Kura Cherry Head – Vet Stream

Kemudian ada kura-kura Cherry Head yang tergolong kedalam jenis kura-kura darat peliharaan yang punya corak warna merah hingga jingga pada tempurung, kaki, hingga kepalanya.

Kura-kura yang punya nama Latin Geochelone carbonaria ini punya habitat asli di Brazil serta Paraguay yang punya iklim tropis, sama seperti di Indonesia.

Buat tipe makanannya pun, kura-kura Cherry Head yang tergolong kedalam jenis hewan omnivora ini sanggup mengonsumsi mulai dari dedaunan, sayur-sayuran, buah-buahan, cacing, hingga serangga.

Dengan perawatan yang benar pun, kura-kura Cherry Head punya masa hidup hingga 50 tahun, lho. Buat harganya sendiri, kura-kura Cherry Head dipatok mulai Rp2,5 jutaan hingga Rp5 jutaan.

7. Kura-Kura Sulcata

Jenis Kura Kura
Kura-Kura Sulcata – Allans Pet Center

Tengah populer serta digandrungi para pecinta reptil, ada pula pilihan kura-kura Sulcata yang punya nama Latin Geochelone sulcata serta dapat jadi peliharaanmu.

Jenis kura-kura darat ini punya ciri khas tempurung berwarna kuning serta punya karakteristik sangat keras. Kura-kura Sulcata pun tergolong salah satu spesies kura-kura darat terbesar di dunia, lho.

Ukuran dewasa dari kura-kura Sulcata berkisar 58-76 centimeter dengan bobot antara 36-49 kilogram. Sebagai peliharaan, kura-kura darat ini punya lama hidup sekitar 70 tahun atau lebih.

Berasal dari kawasan gurun Afrika, kura-kura Sulcata punya harga lumayan, yakni berkisar Rp2 jutaan hingga Rp5 jutaan tergantung corak, umur, serta ukurannya.

8. Kura-Kura Leopard

Jenis Kura-kura Leopard
Kura-Kura Leopard – Tortoisetown

Tetap sama-sama berasal dari benua Afrika, ada pula kura-kura Leopard yang punya tempurung dengan kombinasi warna kuning serta corak hitam mirip salah satu jenis kucing besar.

Kura-kura yang punya nama Latin Stigmochelys pardalis ini sejatinya berasal dari habitat gurun. Makanya pastikan tempat tinggalnya tidak lembab serta punya suhu berkisar 21-32 derajat Celcius.

Sebagai hewan herbivora, pakan dari kura-kura Leopard umumnya berupa dedaunan, sayur-sayuran, serta buah-buahan, nih.

Buat bobot serta ukurannya, kura-kura Leopard punya ukuran dewasa berkisar 25-45 centimeter serta bobot 18-22 kilogram. Masa hidupnya pun mulai dari 50-100 tahun, lho.

Kura-kura Leopard pun dipatok dengan harga mulai Rp3 jutaan hingga Rp5,5 jutaan di pasaran saat ini.

9. Kura-Kura Alligator

Kura-kura Yang Bisa Dipelihara
Kura-Kura Aligator – Inaturalist

Dibanding jenis kura-kura peliharaan lain dalam daftar ini, kura-kura alligator termasuk yang mempunyai penampilan paling garang serta seram.

Bukan hanya penampilannya saja, jenis kura-kura ini juga mempunyai temperamen yang agresif serta tidak ragu untuk menggigit kalau merasa terancam dengan kondisi di sekitarnya.

Sobat PetPi pun perlu berhati-hati saat menggenggam kura-kura alligator serta hindari interaksinya dengan anak-anak di rumah, ya.

Walaupun begitu, kura-kura dengan nama Latin Macrochelys temminckii ini tetap menjadi incaran bagi beberapa kolektor hewan eksotis.

Makanya tak heran, harga kura-kura alligator anakan dapat berkisar Rp2 jutaan hingga Rp6 jutaan. Bahkan untuk ukuran dewasa, harganya dapat di atas puluhan juta rupiah, lho!

10. Kura-Kura Indian Star

Jenis Kura Kura Indian Star
Kura-Kura Indian Star – The Spruce Pets

Jika dilihat-lihat, kura-kura Indian Star atau yang punya nama Latin Geochelone elegans ini sangat menarik perhatian dengan corak berbentuk bintang pada tempurungnya.

Kura-kura Indian Star mempunyai habitat asli di kawasan Asia Selatan, meliputi wilayah India, Pakistan, serta Sri Lanka dengan iklim yang cenderung hangat.

Ukuran dari kura-kura Indian Star juga tergolong kecil, yakni mulai 17-30 centimeter. Spesies kura-kura darat ini juga sanggup bertahan hidup hingga 80 tahun, dengan rata-rata 30-55 tahun sebagai peliharaan.

Sayangnya jenis kura-kura darat ini menjadi salah satu hewan terancam punah serta menjadikan harganya cukup fantastis, yakni berkisar Rp15 jutaan hingga Rp18 jutaan.

Itulah berbagai jenis kura-kura jinak yang cukup populer di kalangan pecinta reptil serta dapat anda temukan di Indonesia. Manakah jenis yang jadi favorit sobat PetPi, nih?

Beberapa tipe kura-kura di atas termasuk hewan yang terancam punah, maka pastikan peliharaan yang hendak anda beli adalah hasil budidaya serta bukan hasil tangkapan ilegal di alam liar.

Related Articles

Back to top button