Burung

Cara Merawat Burung Perkutut Agar Gacor Dan Sering Bunyi

Burung perkutut merupakan jenis burung asli Indonesia yang tersebar di beberapa wilayah seperti di Pulau Jawa serta sekitarnya.

Namun penyebaran burung ini juga terdapat di negara sekitar Indonesia, seperti di Filipina, semenanjung Malaysia, Thailand serta beberapa negara terdekat lainnya.

Tiba saat ini perkembangan burung perkutut semakin meningkat bersamaan dengan peminatnya yang terus meningkat. Banyak masyarakat Indonesia yang memelihara burung ini karena senang dengan bunyinya yang cukup kencang serta khas.

Walaupun kadang suaranya agak monoton, namun memelihara burung perkutut juga menjadi simbol ketenangan hidup bagi pemiliknya.

Merawat burung perkutut bagi pemula memang cenderung mudah, apalagi buat anda yang sudah mahir dalam merawat burung-burung lain seperti burung lovebird.

Namun tetap saja dalam pemeliharaannya harus ada hal yang anda ketahui sehingga perkutut dapat menghasilkan suara yang bagus.

Nah, berikut ini Trubus bagikan cara merawat burung perkutut agar memiliki suara yang keras.

Cara Merawat Burung Perkutut Agar Gacor

Cara Memelihara Burung Perkutut
Langkah Memelihara Burung Perkutut – Wikipedia

Apabila kita mengenal sedikit tentang burung perkutut, burung ini merupakan salah satu burung pemakan biji-bijian yang masuk ke dalam suku Columbidae dari genus Geopelia.

Burung ini mempunyai ciri tubuh seperti tubuh yang ramping serta kecil dengan ukuran maksimal sekitar 21 cm dengan warna abu-abu yang menyelimuti bulunya dari kepala sampai ke leher.

Memilih Jenis Kelamin Yang Tepat

Untuk anda yang menginginkan burung perkutut yang rajin bunyi, sudah pasti anda harus memilih jenis kelamin burung perkutut terlebih dahulu. Karena jenis kelamin burung perkutut sangat mempengaruhi suaranya.

Kami sarankan anda memilih burung perkutut jantan karena mempunyai suara yang lebih kencang dibandingkan betina.

Langkah membedakan kelamin jantan serta betina pada burung perkutut, anda tinggal melihat sumpit kerapatan kakinya. Apabila sumpit kerapatan kaki hanya berjarak 1 cm saja, maka dapat dipastikan itu adalah burung perkutut jantan.

Namun, kalau anda memiliki burung perkutut dengan sumpit kaki yang lebih renggang, maka dapat dipastikan bahwa itu burung perkutut betina. Selain itu, anda juga dapat melihat burung perkutut jantan badannya dapat lebih tegak dibanding burung perkutut betina.

Berikan Kandang Yang Bersih Dan Nyaman

Ngebahas soal kenyamanan, pada dasarnya seluruh makhluk hidup mau menempati rumah yang nyaman. Bukan hanya kita sebagai manusia saja, namun hewan pun akan lebih baik kalau kita menempatkan di kandang/sangkar yang nyaman.

Carilah tempat yang nyaman serta aman untuk merawat perkutut agar jangan sampai merasa stress serta pertumbuhannya semakin berkualitas.

Jangan lupa untuk selalu rutin membersihkan tempat tinggalnya. Anda harus selalu membersihkan alas bawah sangkarnya yang menampung banyak kotoran.

Bukan hanya itu saja, namun kita juga harus mengganti pakan serta minuman yang telah lama disediakan agar pakannya tetap steril demi kesehatan burung perkutut.

Memandikan Dan Menjemur Burung

Hal yang harus dicermati selanjutnya dari cara merawat burung merpati agar gacor adalah dengan cara memandikannya dengan teratur.

Hal ini bersifat wajib karena setiap burung membutuhkan kebersihan pada bulunya sehingga penyakit tidak hinggap. Dengan memandikannya akan membuat burung perkutut tampak lebih contemporary.

Langkah memandikannya cukup mudah, persiapkan sprayer halus yang dapat anda temukan di toko yang menjual pakan burung terdekat.

Air yang disemprotkan juga bukan sembarangan air, melainkan air beras yang dicampur dengan sedikit daun sirih sebanyak 7 lembar. Fungsinya untuk menghilangkan kutu serta mengkilapkan warna  bulu burung perkutut.

Untuk jadwal yang rutin untuk memandikan burung kesayanganmu. Setelah memandikannya, anda perlu menjemur burung pada pukul 7-9 di pagi hari agar panas tidak terlalu menyengat.

Fungsinya adalah agar burung perkutut juga terhindar dari berbagai penyakit seperti menghilangkan kutu serta mengkilapkan warna rambutmu.

Memberikan Makanan Yang Berkualitas

Cara Merawat Burung Perkutut
Memberikan Makanan Nan Berkualitas – Wikipedia

Setiap hewan peliharaan yang diberikan makanan yang baik serta berkualitas akan menjadikannya lebih bugar serta sehat. Sebaliknya seperti itu, burung yang diberikan makanan yang tidak sehat, maka akan lebih sulit untuk anda latih menjadi gacor.

Pada dasarnya burung perkutut menyukai makanan-makanan seperti kacang ijo, jagung, ataupun kacang-kacangan. Berikanlah makan setiap pagi, siang serta sore hari supaya burung perkutut selalu match untuk dilatih.

Selain makanan pokok yang sudah PetPi sebutkan, anda juga dapat menggantinya dengan jamu tradisional yang dapat anda racik sendiri.

Pemberian Vitamin

Apabila anda memelihara burung perkutut dari kecil maka anda memerlukan vitamin untuk tumbuh kembangnya. Pemberian vitamin pun diberikan untuk melengkapi nutrisi yang dibutuhkan oleh burung perkutut.

Tak cukup disitu karena anda juga dapat memberikan multivitamin untuk meningkatkan hormon testosterone. Usut punya usut ternyata hormon ini yang menjadi pemicu suara gacor yang dihasilkan oleh burung.

Memberikan Pasangan Untuk Si Burung

Langkah merawat burung perkutut selanjutnya adalah faktor pasangannya. Apabila anda memberikan pasangannya, maka biasanya burung perkutut yang berada dalam masa birahi yang akan mengeluarkan suaranya setiap saat.

Dengan begitu, anda sudah dapat melatih burung perkutut dengan lebih mudah.

Langkah mendekatinya dengan kekasih hatinya, anda dapat menyatukan mereka di satu sangkar atau kandang, terus anda biarkan beberapa saat sampai mereka berdua saling berinteraksi.

Setelahnya anda keluarkan mereka berdua dari kurungan tersebut terus, setelah itu  biasanya burung perkutut yang merasa dipisahkan akan terus berbunyi memanggil pasangannya.

Cara Menjinakkan Burung Perkutut Agar Tidak Giras

Cara Menjinakkan Burung Perkutut
Langkah Menjinakkan Burung Perkutut – Burungnya

Burung perkutut hasil tangkapan di hutan biasanya banyak yang giras. Hal ini wajar, karena habitat aslinya memang di hutan serta tidak terbiasa di dalam sangkar.

Nah burung perkutut yang seperti ini pastinya harus dijinakkan terlebih dahulu. Bagaimana menjinakkan burung tersebut? Yuk simak pembahasannya berikut ini.

  1. Saat anda memiliki perkutut hasil tangkapan di hutan, masukkanlah burung tersebut di dalam sangkar yang kosong.
  2. Berikan minuman serta makanan burung perkutut berupa tulang sotong atau batu bata merah.
  3. Letakkanlah burung perkutut di dalam sangkar tadi di tempat yang sepi serta tenang sekitar 1-2 minggu.
  4. Jangan memandikan burung perkutut hasil tangkapan tadi sebelum ia jinak.
  5. Apabila setelah 1-2 minggu burung sudah tampak lebih tenang, lakukanlah perawatan harian pada burung tersebut.
  6. Jemurlah burung setiap subuh atau nama lainnya diembunkan.
  7. Apabila sudah tenang, mandikan burung perkutut dengan cara disemprot serta dipegang secara lambat-laun. Di sini anda dapat melihat bahwa burung perkutut sudah jinak atau belum.
  8. Mandikan burung perkutut dengan air cucian beras agar bulunya bersih serta burung tidak cepat stres.
  9. Gantung sangkar serta burung di tempat yang tinggi hingga tidak dapat dijangkau oleh hewan lain atau manusia.
  10. Dalam perawatan 1 bulan, burung perkutut hasil tangkapan akan tampak jinak.
  11. Jangan lupa untuk memberikan jamu burung perkutut paling sedikit satu minggu sekali.
  12. Rawatlah burung perkutut sama seperti burung perkutut hasil ternak.

Itulah dia sedikit data mengenai cara merawat burung perkutut agar dapat dilatih sehingga menghasilkan suara yang bagus. Perawatan diatas memang masih tergolong mudah karena pada dasarnya pun cara merawat burung perkutut adalah hal yang menyenangkan.

Sebuah konsistensi serta kesabaran akan melahirkan burung perkutut yang gacor.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button